Pusat Kolaborasi Riset Arkeologi Sulawesi

Pelatihan Metodologi Penelitian Multidisipliner Membuka Pintu Kemajuan Riset di Sulawesi

Bagikan :

Makassar, 15 November 2023 – Pusat Kolaborasi Riset Arkeologi Sulawesi (PKR Arkeologi Sulawesi) dengan bangga mengumumkan keberhasilan Pelatihan Metodologi Penelitian Multidisipliner yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 November 2023 di Ruang Rapat Senat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, Makassar. Acara ini dihadiri oleh 20 peserta mahasiswa program pasca sarjana Universitas Hasanuddin dari berbagai disiplin ilmu, seperti geologi, arkeologi, antropologi, dan sejarah.

Tujuan pelatihan ini adalah untuk:

  • Meningkatkan Pemahaman tentang Pendekatan Multidisipliner: Mahasiswa pascasarjana diberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya pendekatan multidisipliner dalam penelitian Sejarah-Budaya Sulawesi.
  • Mendorong Kolaborasi Antar-Disiplin Ilmu: Melalui pelatihan ini, kolaborasi antar-disiplin ilmu di antara mahasiswa pascasarjana dari berbagai bidang kajian dipromosikan, dengan tujuan menghasilkan penelitian yang lebih komprehensif.
  • Pelatihan dalam Teknik dan Metode Penelitian: Mahasiswa dilatih dalam teknik dan metode penelitian yang relevan dari berbagai disiplin ilmu, memungkinkan mereka untuk mengintegrasikan pendekatan-pendekatan tersebut ke dalam proyek penelitian mereka.
  • Membangun Jaringan Penelitian Multidisipliner: Acara ini juga bertujuan untuk membangun dan memperluas jaringan penelitian multidisipliner di kalangan mahasiswa pascasarjana, sehingga dapat mendorong pertukaran informasi, data, dan pendekatan metodologis di masa depan.

Rangkaian pelatihan ini mencakup materi dari berbagai bidang ilmu, termasuk geologi, arkeologi, antropologi, sejarah, dan filologi. Para peserta mendapatkan wawasan yang mendalam tentang pendekatan metodologi dari berbagai disiplin ilmu ini, yang akan mendukung penelitian mereka di masa mendatang.

Acara ini juga menampilkan narasumber yang berpengalaman dalam bidangnya, termasuk Prof. Dr. Halmar Halide (Dept. Geofisika FMIPA Unhas), Dr. Hasanuddin (PR APS BRIN), Dr. Tasrifin Tahara (Dept. Antropologi FISIP Unhas), Dr. Ilham Alimuddin (Dept. Tek. Geologi FT Unhas), Dr. Taufik Ahmad (Dept. Ilmu Sejarah FIB Unhas), Prof. Dr. Muhlis Hadrawi (Dept. Sastra Daerah FIB Unhas), serta Drs. Iwan Sumantri, M.A., M.Si., Drs. Budianto Hakim, Rustan, S.S., M.Hum., dan Basran Burhan, S.S.

Pelatihan ditutup dengan baik pada hari keempat dengan sesi tentang “Collaboration in Multidisciplinary Research” yang dipandu oleh Prof. Adam Brumm dari Griffith University, Australia. Para peserta melihat peluang besar untuk menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh selama pelatihan dalam proyek-proyek riset yang akan datang.

PKR Arkeologi Sulawesi berharap bahwa pelatihan ini akan menjadi langkah awal yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan kolaborasi dalam penelitian multidisipliner di Sulawesi, membantu memajukan pemahaman kita tentang sejarah dan budaya yang kaya di wilayah ini.

Berita Lainnya